Penampilan VS Pemikiran

Posted: 6 September 2010 in Diskusi, dreams

Creative n Genius MindSet

Creative n Genius MindSet

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

wah sekarang yang ada di kepalaku adalah judul diatas. Kalo dipikir-pikir sebenernya kedua kata tersebut tidak seharusnya di pertentangkan. Seseorang butuh penampilan yang cool, indah, n enak dipandang mata sekaligus memiliki pemikiran yang briliant, otak yang cemerlang, sudut pandang yang komprehensif. Namun disini saya ingin mengajak anda melihat dengan “pemikiran” saya…. Pemikiran yang kadang berbeda n berlawanan dari orang kebanyakan… he he he.  Saya tunggu feed backnya..

Let’s Start…

Penampilan yang indah, baik, anggun, rapi biasanya menyebabkan sebuah awal yang indah, baik itu pertemanan, bisnis, ataupun hubungan khusus. Kadangkala kepribadian seseorang diukur dari bagaimana cara dia berpakaian… Jika biasanya pakai baju muslim, sarung, kopiah, bearti dia orangnya alim, sopan n santun. Jika pakai celana panjang, hem rapi, jas almamater dipandang sebagai orang intelek yang cerdas, seorang akademisi, orang-orang yang pandai berdiskusi. Namun misalnya pakaian gak jelas seperti p*nk.. pakaian acak2 an, rambut di model gak jelas, jarang mandi, hidup di jalanan dianggap sebagai orang yang memiliki masa depan yang tidak jelas juga. Masa depan suram. Memang tidak salah sudut pandang seperti ini, dan “memang” sudah menjadi sudut pandang umum di masyarakat. Namun apakah anda akan tertipu dengan penampilan tanpa tahu bagaimana pemikiran seseorang, sesuatu yang tidak dapat diketahui dengan hanya melihat penampilan luarnya.

Lalu selanjutnya…

Pemikiran seseorang tidak bisa dilihat hanya sekilas saja… Namun butuh waktu untuk memahami pemikirannya. Seseorang yang cerdas “biasanya” (untuk orang2 tertentu) justru tidak menampakkan dirinya. Dalam artian biasanya mereka low profile. Tidak sombong dengan pengetahuan n ilmu yang dia miliki. Selalu menganggap orang lain lebih cerdas dan berilmu dari dirinya karena dia beranggapan kesalahan fatal orang cerdas adalah “menganggap orang lain bodoh” sehingga selalu ingin belajar dari orang lain. Justru orang yang “sedikit ilmu” yang bangga dengan kepintaran yang dia miliki, bicara omong kosong tanpa sumber n dasar yang kuat, ingin menunjukkan dia punya ilmu dan orang lain tidak (bukan bermaksud menyindir, masalahnya kayaknya saya juga termasuk nie… dikit2 ce…he he). Ada pepatah… semakin padi itu berisi maka semakin merunduk lah dia.. karena tahu pasti ada yang lebih berilmu dari dia…

Jadi ketika anda melihat seseorang lihat lah penampilannya namun jangan tertipu dengan penampilan. Saya dulu mengira guru saya adalah non Islam… gaya bicara, sapaan menggunakan kata “saudara”, n seingiat saya beliau tidak pernah mengucapkan salam n dekat dengan siswa2 yang non Islam pula. Saya tertipu penampilan beliau, selama ini saya kira juga non Islam. Namun kepercayaan bahwa beliau non Islam luluh tatkala sholat ketika salam saya melihat beliau juga Sholat. kagetnya bukan main. Ya Allah… selama ini saya telah salah sangka, beliau memang tidak menunjukkan penampilan bahwa seorang muslim namun dalam hatinya beliau adalah muslim, InsyaAllah. Jangan tertipu penampilan luarnya. Kadangkala kita lihat orang yang “kelihatan” alim, dengan pakaiannya tentunya. Bisa saja sebagai tameng untuk mewujudkan tujuannya. Namun siapa yang bisa tahu pemikiran n hatinya???

Saya memiliki seorang kawan, n saya tahu tingkat IQ dia beberapa atau mungkin puluhan tingkat diatas saya , namun dia low profile banget, IP nya tinggi, namun dia paling tidak suka kalau dipuji pintar. Rendah hati dan tidak sombong, rajin menabung n suka membantu orang tua… loohhh maksudnya?? Dia agak sensitif terhadap pujian kepadanya karena dia orangnya ramah banget.. Menganggap kelebihan dia terhadap orang yang lain bukanlah sesuatu yang menarik untuk diperbincangkan. Beda banget dengan orang2 yang sering saya temui, lagak nya sedikit sok ce, gaya bicaranya seakan-akan dia tahu semuanya(sekali lagi bukan bermaksud menyindir, karena saya katut juga nie…. dikit2 ce …. he he).  Ingin menunjukkan bahwa dia menonjol……maksudnya pemikirannya he he ^_^.

pesan saya “jangan tertipu penampilan, semua serigala berbulu domba”

bagaimanapun berlian tetaplah berlian yang berharga n bernilai tinggi sekalipun dia dikubangan air,  sampah, n kotoran. Orang yang “tahu” akan mengambilnya, membersihkannya, memolesnya, n merawatnya.

namun kotoran tetaplah kotoran yang harus dibuang dan disingkirkan meski berada di cawan emas, permadani lembut, kain sutra yang halus, apalagi di piring makanan. Orang yang “tahu” akan segera membersihkannya, menyikirkannya, n membuangnya.

Allahu a’lam bisshowab.

hmmm saya tunggu feed back n komentar antum ^_^

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s