Solo banjir, Jateng 35 Tewas lainnya luka

Posted: 19 Juni 2016 in cerpen fiksi

Perasaan ku berkecamuk melihat berita di TV sore ini. Di malang seharian mendung hujan namun tak sampai terjadi bencana.
Tapi ada bencana di Solo, semoga Nenek teman saya baik2 saja. Aku kuatir iya, tapi tak berani menyanyakan kabar.
Waktu tempo hari di pulau karang terjadi gempa aku kuatir dan menanyakan kabar teman. Tapi tetap tak berbalas.

Semoga Nenek baik2 saja dan diberi keselamatan oleh Allah. Do’a satu2 hal yang paling tulus di dunia ini, dan apakah masih berlaku hingga sekarang ?

6 tahun berusaha menipu diri sendiri, ya diri saya sendiri… bukan orang lain. Dan ternyata saya kalah. Virusnya sudah menyebar. Dia tumbuh menjadi sebuah bentuk yang tak dapat saya kalahkan. Ketika semua sudah terlambat. Buatkan aku sebuah karya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s