Hujan Bulan Juni

Posted: 21 Juni 2016 in cerpen fiksi

“tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu”
Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni

 

Sebelumnya saya pernah membaca puisi ini, tapi tak pernah tahu apa artinya. Dan bahkan sampai sekarang saya tak benar-benar paham apa maksudnya. Ya sastra merupakan simbol, kita sendirilah yang menafsirkannya sesuai kapasitas dan perasaaan kita waktu itu. saya gk bisa nulis sastra, tapi saya akan coba buat puisi lah. tunggu ya…🙂

 

oh ya ini ada beberapa musikalisasi puisi Pak Sapardi Djoko Damono

http://teaterperon.blogspot.co.id/2009/01/nih-temen-temen-ada-koleksi.html

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s