Membangun Peradaban Bangsa : Percaya Diri

Posted: 9 Juli 2016 in Diskusi

Jadi…. sebagai pemuda.. yang juga tentu pemudi. dimanakan kalian letakkan kepercayaan diri kalian ?

iPhone-remaja

iPhone-remaja

 

Oke pagi ini entah kesurupan apa saya ingin menulis mengenai pemuda dan kepercayaan diri dan hubungannya dengan Peradaban sebuah Bangsa.

jadi saya tidak sedang mengkritik orang lain, namun hanya sebagai bahan diskusi saja dan juga mengingatkan diri sendiri. Sebagai pemuda yang sudah mulai memasuki kelas menengah, dalam artian sudah ada penghasilan yang bisa dibelikan barang2 mewah misal hp, jam tangan, make up, produk branded, sepatu, pakaian, mobil, motor sport, make up branded, dll.

Saya menjumpai beberapa pemuda pemudi yang mungkin juga termasuk saya jika menggunakan produk2 mahal tersebut tampil lebih Percaya Diri ketika bersama orang lain atau kumpul2 komunitas sosialita , bisa dilihat tu di instagram he he. Kita membeli IPhone biar terlihat keren, itu mah beli gengsi bukan beli fungsi. Ingat pelajaran ekonomi ? konsumsi adalah kegiatan menghabiskan “nilai guna” barang / produk. jadi apakah produk2 tersebut kita beli karena kita membutuhkannya untuk dihabiskan nilai gunanya, atau agar kita percaya diri ? ada juga yang beli Yamaha R25 gara2 diejek cewek sebagai orang miskin lalu memaksakan diri membeli motor Yamaha R25 itu untuk “balas dendam” kepada si cewek yang mengejeknya menunjukkan bahwa kamu bakal nyesel nih saya kaya. atau beli Iphone untuk gaya2 di teman sekitar bahwa saya orang berpunya. Pakai pakaian branded make up gaya sosialita agar terkenal. Ya Allah… Muhammad Al – Fatih Sang Penakluk Konstatinopel yang dulu di isyaratkan Nabi Muhammad SAW “Konstantinopel akan ditaklukkan oleh Islam. Pemimpinnya adalah sebaik-baik pemimpin dan Pasukannya adalah sebaik-baik pasukan” (Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam) oleh pasti gak pernah mengalami kondisi sosial seperti ini ya.

Well bagaimana kondisi sosial sekarang meletakkan / membeli kepercayaan dirinya kepada hal yang diluar dirinya, bukan hal yang memang tumbuh dan ada didalam dirinya sendiri. termasuk saya. Lalu kamu ingin sebuah Bangsa yang bagaimana jika kepercayaan dirinya diletakkan di barang2 tersebut ? hedonis… lalu kamu ingin sebuah Bangsa yang Besar ?

Membangun pemudanya berarti membangun sebuah peradaban, karena agama saya Islam maka gunakanlah nilai2 yang ada dalam Agama Islam untuk membangun sebuah peradaban besar. Tumbuhkan nilai2 internal, kematangan berfikir, kebijakan memutuskan, kearifan menghadapi yang berbeda dengan kita, kemampuan tabah ketika dalam masalah, sikap dan sifat untuk ringan tangan, nilai2 berani bertanggungjawab,  keilmuan yang matang, dekat dengan orang2 sholeh. Jujur dan dipercaya memengan sebuah amanah apapun itu, di titipin motor, dititipin modal, dititipin jabatan,  Itu modal yang lebih dari cukup untuk percaya diri bahwa kita mampu.

Kita gak inginkan pada 2045 nanti kita menjadi pempin2 palsu, alay, gak mampu mengatasi masalah sendiri apalagi masalah bangsa, tidak memiliki ketangguhan hati dalam menghadapi masalah, bukankah generasi selanjutnya harus lebih baik dari generasi sekarang ?

Maka dari itu yuk merubahnya, merubah dari diri kita sendiri…. merubah mindset kita.. karena untuk merubah 1 ons mindset dibutuhkan 1 ton pendidikan.

Maka itu harus tetap mentarbiyah diri ya ^_^

sekian.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s