Rihlah LDK 2016

Posted: 21 November 2016 in Diskusi, kegiatan

Pasuruan, 21 November 2016

Pagi hari setelah meeting pagi.

Saya mau nulis dan mendokumentasikan yang kemarin. jadi kemarin diajak dek ade untuk rihlah LDK 2016. lumayan. tapi kepantai lagi. sepertinya sudah bosan dengan pantai ini. kemana2 ke pantai, pengennya gunuuuung🙂. dokumentasinya dikit aja deh yang di upload. saya ingin menuliskan apa yang saya pikirkan.

Jadi secara jumlah banyak anggota baru LDK, beberapa ada yang bercadar. Memang di AD/ART nya LDK adalah organisasi independen. dan yang dari dulu kami bangun adalah LDK menjadi wadah pemersatu untuk berbagai macam pemikiran dan kecenderungan. saya diminta untuk mengisi sedikit tausiah. tau sendiri saya gk bisa ceramah kayak ustadz2 gitu. tapi yang saya kemukakan adalah saya bangga LDK menjadi lebih berwarna, saya ceritakan dulu bahwa LDK itu sebagai muwahid pemersatu, saya katakan ada anggota ikut LDK juga ikut HMI, gk masalah. ada yang ikut PMII dan jadi anggota LDK baik sekali. semakin banyak pemikiran, semakin banyak warna akan semakin baik. saya secara pribadi ingin menjadikan LDK sebagai wadah pemersatu berbagai macam aliran pemikiran, meski mau tidak mau harus diakui LDK dekat dengan KAMMI namun harus ditegaskan bahwa LDK adalah organisasi independen dan juga pemikiran transnasionalnya ex. Ikhwanul Muslimin, sedikit2 agak salafi ( yang agak dikenal sebagai wahabi istilah yang biasa digunakan temen2 yang di luar he he) secara personal orang2 nya namun kalau ada apa2 yang berbau terlalu “kanan” maka jadi tugas saya untuk menyeimbangkannya.  dengan apa ? ingat di beberapa tulisan saya soal sahli ? ya dia teman saya beradu argumen yang dulu sangat pro pada Lutfi Hasan Ishaq namun saya mentahkan he he. sekarang dia gk mau bahas politik kalau ngobrol sama saya.  udah gk mau ngurusin politik, ya itu argumen yang dia kemukakan ketika saya tanyakan singa DPR nya dipecat partai kok gk mau nurutin perintah partai. ya ini realita. saya lihat eko pun juga demikian…. mereka udah dewasa dan udah menemui dunia relalita… selamat…🙂 tinggal kamu uchi…. kalau udah nyadar kirim kartu pos yak….

saya kemukakan juga soal piagam madinah waktu di pantai itu. silahkan cari2 artikel soal piagam madinah. konstitusi pertama di dunia… katanya sih begitu.

bisa dilihat di bagian akhir artikel ini. di pasal 1. Sesungguhnya mereka satu umat, lain dari (komunitas) manusia yang lain. kata “mereka” tidak digunakan untuk merujuk pada kaum muslimin di madinah saja waktu itu, namun juga orang musyrik, orang yahudi, yang nasrani, dll yang waktu itu ada di madinah disebut satu umat. bersama2 menjadi satu umat di madinah. piagam madinah seharusnya bisa menjadi contoh agar kita bisa hidup bersama dengan nyaman dengan yang berbeda keyakinan dengan kita.

jadi semagat itulah yang ingin saya bawa di LDK, waktu itu.. he he … LDK bisa menjadi rumah dari berbagai macam perbedaan… dalam lingkup kecil… perbedaan pemikiran yang ada di UIN… LDK sebagai lem perekat… pemersatu.. muwahid… kira2 begitu..

mereka masih muda, dan semoga belajar menjadi “manusia” dan “memanusiakan manusia” dahulu sebelum mempelajari yang lain🙂

Pantai Ngudel

Pantai Ngudel

Landscape Pantai Ngudel

Landscape Pantai Ngudel – Klik untuk perbesar

adek2 LDK

adek2 LDK

Depan Karang

Depan Karang

 

piagammadinahjpeg-jpgoriginal

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s