Archive for the ‘cerpen fiksi’ Category

Kabar Burung

Posted: 4 Juli 2016 in cerpen fiksi

Kabar burung memang akan selalu jadi kabar burung, dan saya tak suka itu.
Killed by assumtion.
Lalu apa saya harus marah ? Ah sebenarnya itu hal yang lucu. Lagi pula tak ingin membuktikan apapun pada siapapun….
Menertawakan dalam hati, namun tetap senyum sopan ^_^.
Biarkan rahasia tetap jadi rahasia.

cerpen : Rumah

Posted: 28 Juni 2016 in cerpen fiksi

Rumah

Rumah

Kau ingat waktu kecil kamu datang ke rumahku sambil membawa banyak sekali permen ? sebagai tanda perkenalan katamu, kamu pindah dari tempat jauh di Pulau Karang karena ayahmu dipindah tugaskan ke kota ini, seingatku kita belum masuk SD, aku sedang sibuk dengan mobil mainan ku sendiri di teras rumah. Ah aku dulu takut sekali, kupikir kamu akan merebut mainan ku. Kau sodorkan lolipop yang bagiku barang mewah di desa ini. lolipop besar, takkan ada di warung depan, ataupun sekota ini. “Ini permen enak, cobalah”, aku diam saja termenung… kuraih permen itu dan mencobanya. ternyata enak, lalu kita bermain – main di halaman rumah, Kau ceritakan padaku ingin membuat rumahmu yang baru yang hanya terletak 10 meter dari rumahku sebagai taman, ya Rumah yang dijual Pak Lurah memiliki halaman yang luas. Sejak itu kita kumpulkan berbagai bunga yang ada di jalan untuk ditanam di halaman rumahmu. Kadang kala ke pinggir hutan, aku sampai dicari-cari ibu karena bermain terlalu jauh. Setelah beberapa tahun disini dan kita merawat taman itu, ayahmu dipindah tugaskan lagi. kembali ke pulau karang. Kamu titipkan tamanmu ke aku, seingatku itu waktu kelulusan SMP, kamu pergi dan Rumah yang kau impikan perlahan mulai tak terawat. atau aku memang sengaja tidak melakukan apa-apa hingga kamu tahu dan kecewa sehingga kembali kesini dan merawatnya lagi.

Too much hate kill you

Posted: 27 Juni 2016 in cerpen fiksi

Pagi ini diisi dengan menulis email ke gramed dan kompas kapankah Novel Hujan Bulan Juni di cetak ulang, semoga berbalas. dan juga membaca serial new hope nya Pak Dahlan Iskan http://www.jawapos.com/read/2016/06/27/36436/setelah-istri-membawa-rezeki-scaffolding

tulisan ini terinspirasi tulisan beliau, ya kalau kita membenci maka energi yang kita keluarkan adalah energi yang negatif, energi negatif itu bukan hanya berpengaruh pada orang lain yang kita benci namun pada diri kita sendiri, apalagi memendam benci selama bertahun-tahun ? tapi saya yakin sebenarnya baik, hanya saja sudah di titik puncak ketidaksukaan atau dengan kata lain benci. kalau gelombang sinus itu setelah titik puncak dia akan kembali turun lagi. Oh ya saya mendapatkan 2 orang partner in crime, seperti yang saya ceritakan dulu. bertambah satu he he …. walaupun “crime” disini bukan hal yang menyatakan kejahatan.

Dia bilang kalau niatnya baik pasti sampai, ya baiklah…

semoga bencinya sudah hilang, jika ini jawaban dari segala do’a mu… apakah akan menyerah begitu saja ketika Allah mensyaratkan untuk sekali saja melangkah ?

terlalu banyak membenci bisa membunuhmu, membunuh silaturrahim, dan apapun yang pantas untuk hidup ^_^

 

Hujan Bulan Juni

Posted: 21 Juni 2016 in cerpen fiksi

“tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu”
Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni

 

Sebelumnya saya pernah membaca puisi ini, tapi tak pernah tahu apa artinya. Dan bahkan sampai sekarang saya tak benar-benar paham apa maksudnya. Ya sastra merupakan simbol, kita sendirilah yang menafsirkannya sesuai kapasitas dan perasaaan kita waktu itu. saya gk bisa nulis sastra, tapi saya akan coba buat puisi lah. tunggu ya… 🙂

 

oh ya ini ada beberapa musikalisasi puisi Pak Sapardi Djoko Damono

http://teaterperon.blogspot.co.id/2009/01/nih-temen-temen-ada-koleksi.html


Perasaan ku berkecamuk melihat berita di TV sore ini. Di malang seharian mendung hujan namun tak sampai terjadi bencana.
Tapi ada bencana di Solo, semoga Nenek teman saya baik2 saja. Aku kuatir iya, tapi tak berani menyanyakan kabar.
Waktu tempo hari di pulau karang terjadi gempa aku kuatir dan menanyakan kabar teman. Tapi tetap tak berbalas.

Semoga Nenek baik2 saja dan diberi keselamatan oleh Allah. Do’a satu2 hal yang paling tulus di dunia ini, dan apakah masih berlaku hingga sekarang ?

6 tahun berusaha menipu diri sendiri, ya diri saya sendiri… bukan orang lain. Dan ternyata saya kalah. Virusnya sudah menyebar. Dia tumbuh menjadi sebuah bentuk yang tak dapat saya kalahkan. Ketika semua sudah terlambat. Buatkan aku sebuah karya.

Semesta berkonspirasi

Posted: 13 Juni 2016 in cerpen fiksi

image

Tahu kah kamu bahwa semesta itu berkonspirasi ? Kemungkinan konspirasinya ada 2. Mestakung semesta mendukung dan semesta menikung. Menurut teman saya Hudan jika kita berfikiran positif materi , energi disekitar kita akan beresonansi untuk menghasilkan yg kita pikirkan . Sama halnya berfikir negatif. Mikir ada setan, maka hawa, energi, materi disekitar kita juga akan memunculkan apa yg kita pikirkan.
Kembali ke semesta berkonspirasi, saya rasa saya temukan teman yg menjadi sekutu saya,

partner in crime

atau semacamnya… kalau hudan luluk rahmat itu partner dalam kebaikan.
Saya tak ingin mengandalkan akal saya karena selama 7 tahun ini saya mengandalkannya rasanya mulai mengikis sisi humanis saya. Saya jadi egois yg penting “menang” . Saya lupa bahwa ada orang lain yg tersakiti dengan sikap saya. Saya gunakan teori probabilitas, teori kemungkinan…  #youknowwhatimean. teori nya manusia. Bukan teorinya Allah. Padahal Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Skrg saya ingin menyerahkan semuanya kepada Allah, mohon petunjuk dan bimbingannya.dan mungkin Allah mengirimkan partner in crime untuk memberikan petunjukNya. Who knows ?
Mungkinkah ini bagian dari semesta berkonspirasi ? Ah entahlah… yg penting saya gk punya niat jahat.
Saya masih tinggal di Milky Way Galaxy, mungkin dia dari Nebula atau Andromeda. Atau orang Milkyway yang kesasar ke Nebula ? Bandung… mungkin saya akan mengunjunginya jika ada kesempatan… dan saya beri hadiah… He is good person, “partner in crime”
Coba tebak. Apa ada mozaikmu yg bersinggungan ?


Severus Snape

Severus Snape

Ingatkah satu adegan dalam film terakhir Harry Potter ketika Saverus Snape memberikan air matanya ? Dia memberikan kenangannya yang selama ini ia pendam. Harry Please…. dia menangis dan Harry menampung air matanya dalam sebuah botol kecil. Bergegas ke ruang Dumbledore untuk melihat kenangan itu dalam cawan besar. Sangat jelas, 3 dimensi, dan kenangan yang sama yang dirasakan hingga Harry menamakan anaknya Albus Severus Potter. Untuk mengenang Saverus yang dikira jahat dan membersihkan namanya. Ya ini film, bukan dunia nyata.

Terima kasih sudah menyimpan kenangan,….