Posts Tagged ‘raspberry pi; gpio’


Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Diagram Sync Data ke server slave

Diagram Sync Data ke server slave

alamat server slave di ralat di http://appscenter.aio.co.id/weatherlogger/

alamat master logger di http://weatherlogger.ap.ngrok.io/

Oke saya lanjutkan. remind lagi ini adalah seri berantai dari posting berikut ya

  1. https://tarecha.wordpress.com/2015/10/26/project-raspberry-pi/
  2. https://tarecha.wordpress.com/2017/06/05/project-weather-logger-part-1/
  3. https://tarecha.wordpress.com/2017/06/26/project-weather-logger-part-2-tambahan-sensor-tekanan-udara/
  4. https://tarecha.wordpress.com/2017/07/01/project-weather-logger-part-3-komunikasi-udp/
  5. https://tarecha.wordpress.com/2017/07/15/project-weather-logger-part-4-simpan-di-server-mysql/
  6. https://tarecha.wordpress.com/2017/07/24/project-weather-logger-part-5-view-data-dan-export/
  7. https://tarecha.wordpress.com/2017/07/25/project-weather-logger-part-6-plot-graphic/
  8. https://tarecha.wordpress.com/2017/07/29/project-weather-logger-part-7-ngrok-http-tunneling/
  9. https://tarecha.wordpress.com/2017/08/27/project-weather-logger-part-8-ganti-sensor-bme280/

 

sepertinya ini part terahir ya. selanjutnya cman tambahan2 fitur saja mungkin, seperti mbandingkan suhu malang sama pasuruan atau membandingkan suhu dalam 3 hari terakhir. cman improvement di PHP nya saja.

Big Picture System

Big Picture System

tentu masih ingat gambar ini kan di part sebelumnya. ya tujuan ada synconize data adalah mengatasi ketebatasan koneksi internet yang baru bisa jalan saat tehtering internet melalui smartphone dilakukan. dan ketika master logger raspberry pi tidak konek internet sehingga tidak bisa diakses langsung menggunakan ngrok http tunelling. user bisa akses ke slave server. tentu kombinasinya itu multi site, jadi berapapun master logger raspberry pi / windows yang ada bisa di sync datanya ke slave server. slave server ini pun bisa lebih dari 1, bisa 2, bisa 3. tapi sih cukup 1 saja saya rasa sudah lebih dari cukup

Jika Anda kritis dengan skema yang saya buat kira2 akan menanyakan hal seperti ini

  1. Mengapa menggunakan port 80 baik pada socket untuk komunikasi dengan node mcu maupun save datanya menggunakan php yang juga jalan di port 80 ?
  2. mengapa simpan datanya tidak langsung pakai mysql yang nembak langsung ke database, lebih efisien daripada masih harus bikin program php nya

Ok saya akan coba jawab

  1. Port 80 adalah port open yang sangat jarang sekali oleh administrator jaringan di blok ( klo di blok gk bisa buka kompas youtube ataupun gmail ) jadi karena “port yang pasti dibuka” maka saya gunakan port 80 untuk komunikasi nya. meski agak aneh kirim data UDP ke node mcu pakai port 80.
  2. Jarang sekali ada web hosting yang membuka port 3306 untuk akses MySQL secara langsung, saya berfikir kedepan gimana kalau saya taruh di webhosting yang murah atau bahkan webhosting gratisan ? setahu saya mereka gk buka port 3306 nya. Jadi saya pakai program PHP untuk save datanya karena dia jalan di port 80 yang pasti open dan bisa ditaruh di webhosting shared biasa. contohnya slave server http://appscenter.aio.co.id/weatherlogger/ s    ini hanya diopen port 80 nya saja karena ini adalah webserver yang bisa diakses dari luar :-). soal keamanan juga. sebenarnya saya numpang ke server saya sendiri he he . tapi insyaAllah aman kok.

 

kode lengkapnya saya upload di https://github.com/tarecha/weatherlogger karena saya gk bisa pakai git, biasanya pakai svn tortoise, ah ribet jadi diupload biasa pakai file .zip

file sync.py

import socket
import sys
import datetime
import time
import urllib2
import urllib

 

urlsourcegetsync = "http://localhost/getsync.php"
urlsourceupdatestatus = "http://localhost/updatestatussync.php"
urldestinationinsertdata = "http://isikan alamat slave server/insertdata.php"
key = "12345"
updateflag = 'sync1'
limit = '20'
sleeptime = 1
sleeptimeerror = 5
i=0
while 1:
         
        try :
                print '# '+str(i)
                datagetupdate={}
                datagetupdate['k']= key
                datagetupdate['sync'] = updateflag
                datagetupdate['limit'] = limit
                dataformaturl = urllib.urlencode(datagetupdate)                    
                requesttoserver = urllib2.urlopen(urlsourcegetsync,dataformaturl,timeout=5)
                datarowall=requesttoserver.read()
                             
                if(datarowall[0]!='i'): #jika kembalian ada i nya maka gagal kalau tidak maka lanjut
                        datarow = datarowall.split("#")
                        datarow.pop() #hapus last row karena isinya kosong (/r/n/r/n) new line                        
                        print 'ada data baru'
                        #print datarowall
                        #print datarowall
                        #print datarow
                        for valuetosync in datarow:
                                
                                datasync={}
                                datasync=valuetosync.split(",")
                                data={}
                                data['k']= key
                                data['iddata'] = datasync[0]
                                data['idnode'] = datasync[1]
                                data['hum'] = datasync[2]
                                data['temp'] = datasync[3]
                                data['press'] =  datasync[4]                                
                                data['waktu'] = datasync[5]                                
                                if updateflag=='sync1':
                                        data['sync1'] = '1'
                                else:
                                        data['sync1'] = '0'
                                if updateflag=='sync2':
                                        data['sync2'] = '1'
                                else:
                                        data['sync2'] = '0'
                                #print data
                                dataformaturl = urllib.urlencode(data)                                
                                requesttoserver = urllib2.urlopen(urldestinationinsertdata,dataformaturl,timeout=5)               
                                
                                infosavephp = requesttoserver.read().split("#")
                                time.sleep(sleeptime) 
                                
                                #print '=========================================================================='  
                                if(infosavephp[0]=='i')and(infosavephp[1]=='Berhasil Insert'):
                                        print 'Informasi : Sync ke Slave Server : ID '+infosavephp[2]
                                        #updatestatus
                                        dataupdatestatus={}
                                        dataupdatestatus['k']=key
                                        dataupdatestatus['iddata']=infosavephp[2]
                                        dataupdatestatus['sync']=updateflag
                                        dataformaturl = urllib.urlencode(dataupdatestatus)
                                        requesttoserver = urllib2.urlopen(urlsourceupdatestatus,dataformaturl,timeout=5)
                                        infosavephp = requesttoserver.read().split("#")                                       
                                        print 'Informasi : '+infosavephp[1]+ ' ke master logger'
                                else:
                                        print 'update status sync gagal '
                                        print infosavephp
                                
                                
                                     
                                        
                else: #kembalian getsync.php
                        print 'tidak ada data baru'
                        
                time.sleep(sleeptime)                        
                 
        except urllib2.HTTPError:
                print 'Tidak konek server untuk sync'
                sleep(sleeptimeerror) 
        except urllib2.URLError:
                print 'Tidak konek server untuk sync'
                time.sleep(sleeptimeerror) 
                
        except socket.error:
                print 'Tidak konek node'
                #tidak pernah exit karena kalau tidak konek dilewati dan ngulang
                #5 detik kemudian
                #sys.exit()
                time.sleep(sleeptimeerror) 
        except Exception as e:
                print 'Error Message '+ str(e)
                print('Error on line {}'.format(sys.exc_info()[-1].tb_lineno), type(e).__name__, e)
                print "General Error Unexpected error:", sys.exc_info()[0]
                time.sleep(sleeptimeerror) 
        i+=1
        
       


Sync Data

Sync Data

 

ini dari cara kerjanya adalah .

selama koneksi ada maka dia akan sync data, ketika tidak ada ya tetep jalan cman gk sync data karena gk konek. ketika ada koneksi maka list data yang belum di sync kana disync secara berurutan.

sekian kira2.

nanti akan saya buatkan resume dalam bahasa inggris sekalian di ikutkan dalam project hackster.io.

 

Terima Kasih

Wassalamu’alikum Wr. Wb.

Iklan

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Ilmu itu ibarat binatang buruan, kamu harus memburunya dan mengikatnya agar tidak lepas meninggalkanmu, dan untuk mengikat ilmu adalah dengan menuliskannya. Hmmm saya tulis apapun yang saya ketahui, meski mungkin hanya hal-hal kecil dan remeh yang mungkin bagi sebagian orang tidak penting. Tapi inilah hobi saya, riset dan menulis… Pengen jadi Profesor peneliti he he . ya udah kita mulai saja ya. semoga bermanfaat.

seperti yang saya tulis sebelumnya di https://tarecha.wordpress.com/2015/11/18/hellow-word-versi-raspi/ silahkan download di http://wiringpi.com/ librarynya dan diinstal. lalu download IDE C geany, IDE ini cukup mudah penggunaannya dan cukup ringan.

 

 

buat

Code blink

Code blink

Buat code berikut, idenya cukup sederhana, bikin lampu led blink seperti yang sebelumnya kemudian ditulis notifikasi ON atau OFF di layar.

setelah itu compile. sebelum itu edit dahulu confignya di menu Build ==> Set Build Commands, setting seperti berikut

S

 

compile config

compile config

Coba Compile lalu Build kemudian Execute (F5). hasilnya akan seperti ini

 

 

hasil run

hasil run

setelah programnya jalan kita butuh bikin scrip shell lagi untuk run program tersebut , untuk jalankan biasa kan cukup dari shell lalu jalankan sudo ./helloword . untuk startup sepertinya gk bisa gitu. saya coba langsung beberapakali gagal. jadi ini caranya

bikin helloword.sh

lal

script untuk startup

script untuk startup

waktu di klik 2x scrip tesebut belum bisa dijalankan. harus di chmod execute dahulu, tapi biasanya saya chmod 777

 

chmod script sh

chmod script sh

coba di klik 2x

coba tes di terminal

coba tes di terminal

excute in terminal akan menampilkan hasilnya di terminal, ada teks ON OFF nya yang tampil, tapi jika execute saja hanya lampu led nya yang hidup mati dan programnya jalan backgroud.

 

lalu sekarang setting startupnya ada 2 cara. 1. Execute biasa sehingga programnya hidden dan 2. atau run as terminal.

cara 1 bagus digunakan agar program jalan terus dan sulit di kill

edit file /etc/rc.local lalu restart

 

start up as service

start up as service

program akan berjalan tapi tidak ada notifikasi.

namun bila kita juga butuh nampilkan data di screen gunakan cara berikut

run in terminal startup

run in terminal startup

 

demikian semoga bermanfaat 🙂


Assalamu’alaikum.

saya mau melanjutkan posting sebelumnya, jadi ternyata saya udah beli raspi, sensor suhu dan kelembapan dht22, dan 1 buah RTC 1203DS. ternyata sudah saya coba2 menggunakan piton gk bisa, kurang kompatibel kali. jadi saya mulai dari dasar lagi pakai C, Alhamdulillah ada seseorang yang bikin library nya… link nya ini http://wiringpi.com/, orangnya tampaknya cukup berumur tapi hebat update raspi he he saya akan belajar dari web beliau. ini nih hellow word nya raspi… bikin lampu led blink.

cukup sekian ya… yang penting istiqomah..