Archive for the ‘sastra’ Category

Aku Tak Punya Apa Apa – Iwan Fals

Posted: 6 Desember 2016 in sastra

Ya… Iwan Fals adalah idola saya. lagunya bukan cuman sekadar lagu cinta2 an yang banyak beredar sekarang. dan yang suka Iwan Fals rata2 udah berumur he he

ini salah satu lagu yang saya suka selain 15 juli 1996. masing2 dari kita tentu memiliki pemaknaan sendiri…

silahkan dinikmati

bisa stream disini https://soundcloud.com/fals-mania/iwan-fals-aku-tak-punya-apa

 

 

Aku Tak Punya Apa Apa
(Iwan Fals)

Setelah sekian lama menunggu
Akhirnya datang juga giliranku
Setelah semuanya habis terkuras
Setelah tak ada lagi harapan

Pada saat semangatku bergolak
Pada saat nafsuku mendidih
Aku jatuh impianku hancur berkeping – keping
Sampai aku tak berani lagi berharap

Aku jalani saja hidup ini tanpa suka tanpa duka
Dari waktu ke waktu aku tak mau tahu
Kini kau datang menggodaku untuk bercerita
Lalu kuceritakan saja semua yang kutahu

Aku tak punya apa – apa
Bukan aku mengeluh apalagi mengiba
Memang aku punya apa – apa
Kuceritakan itupun karena kau minta

Kadang aku merasa masihkah aku menjadi manusia
Kadang aku berpikir benarkah aku tersingkir
Sedangkan pintu – pintu sudah terbuka
Cerita pun belum berakhir

Aku tak ingin apa – apa
Bukan aku berontak apalagi menghina
Memang aku tak ingin apa – apa
Kuceritakan itu pun karena kau minta

Aku tak bisa apa – apa
Bukan aku merendah apalagi jumawa
Memang aku tak bisa apa – apa
Kuceritakan itu pun karena kau minta

Dalam Do’aku

Posted: 24 Juni 2016 in sastra

saya lagi ingin posting puisi Dalam Do’aku oleh Pak Sapardi Djoko Damono.

oh ya ini ada musikalisasi puisinya bagus loh

berikut mp3 nya

https://www.dropbox.com/s/piv6do4ew4kxh2l/dalam_doaku_dee_hwang_musikalisasi_puisi_sapardi_djoko_damono.mp3?dl=0

sedikit profil beliau di https://id.wikipedia.org/wiki/Sapardi_Djoko_Damono

selamat menikmati sastra 🙂

 

 

DALAM DOAKU
dalam doaku subuh ini kau menjelma langit yang bersalaman
tak memejamkan mata, yang meluas bening siap
menerima cahaya pertama, yang melengkung hening
karena akan menerima suara-suara

ketika matahari mengambang tenang di atas kepala, dalam
doaku kau menjelma pucuk-pucuk cemara hijau
senantiasa, yang tak henti-henti mengajukan
pertanyaan muskil kepada angina yang mendesau entah
dari mana

dalam doaku sore ini kau menjelma seekor burung gereja
yang mengibas-ngibaskan bulunya dalam gerimis, yang
hinggap di ranting dan mengugurkan bulu-bulu bunga
jambu, yang tiba-tiba gelisah dan terbang lalu hinggap
di dahan mangga itu

magrib ini dalam doaku kau menjelma angina yang turun
sangat perlahan dari nun di sana, bersijingkat di jalan
kecil itu, menyusup di celah-celah jendela dan pintu,
dan menyentuh-nyentuhkan pipi dan bibirnya di
rambut, dahi, dan bulu-bulu mataku

dalam doa malamku kau menjelma denyut jantungku, yang
dengan sabar bersitahan terhadap rasa sakit yang
entah batasnya, yang setia mengusut rahasia demi
rahasia, yang tak putus-putusnya bernyanyi bagi
kehidupanku

aku mencintaimu, itu sebabnya aku takkan pernah selesai
mendoakan keselamatanmu

1989
Sapardi Djoko Damono

Aku Ingin

Posted: 22 Juni 2016 in sastra

Berikut sajak Bapak Sapardi Djoko Damono. saya dapatkan dari saudari Anik L Muniroh.

Melting down. Terima kasih atas kirimannya

Sajak Hujan Bulan Juni

ada kumpulan saja didalamnya.

 

AKU INGIN
aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
1989 – Sapardi Djoko Damono